Showing posts with label arung jeram. Show all posts
Showing posts with label arung jeram. Show all posts

Thursday, 3 February 2011

Sungai Maiting (Grade class III)


Sungai ini terdapat di wilayah Toraja, Sulawesi Selatan. Untuk memulai pengarungan sungai Maiting, Desa yang dituju adalah desa Dende' Ma'dong. Penduduk desanya tergolong ramah dan terkenal sebagai penganyam Tuyu (Sejenis rumput yang menjadi bahan untuk membuat tikar). Untuk mencapai sungai, kita harus menuruni lembah. Sepanjang perjalanan, anda akan dimanjakan oleh pemandangan nan eksotis dengan hawa yang sangat sejuk .

Jeram pertama yang ditemui saat pengarungan adalah jeram "Indo'" dan jeram "Sella". Nama ini diambil dari nama salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata yaitu Indo' Sella' Ekspedition yang berkantor di Rantepao. Jeram kedua yang ditemui ialah jeram "Tabrakan". Dinamakan "tabrakan" karena untuk melewatinya perahu harus menabrak batu besar terlebih dahulu. Sepanjang pengarungan, anda akan menikmati pemandangan yang begitu indah. Salah satu yang sangat menarik ialah air terjun bertingkat yang dinamai air terjun Kura. Selain itu, juga akan terlihat banyak iguana yang merayap di bebatuan sungai.


Biasanya, para pengarung sungai maiting makan siang di tempat yang mirip "pantai" dengan pasir putih dan aliran sungai yang sedikit rata. Salah satu jeram lain yang terkenal ialah jeram "mulut iguana". dinamakan begitu karena terdapat batu yang menganga yang katanya mirip mulut iguana. Selain itu, masih banyak jeram-jeram lain yang akan ditemui sepanjang pengarungan. Titik akhir pengarungan di sungai ini adalah Desa Tapparan.



Read More..

Thursday, 13 May 2010

13 sungai di indonesia yang sering di pakai arung jeram

1. Aceh sungai alas
ciri : kategori kelas 2-3 kiri kanan hutan lebat , sawah atau perkebunan. di salah satu titik, yakni desa ketambe,pelaku arum jeram, kalau beruntung bisa bertemu dengan orang utan.
pengarungan sungai bisa 2 hari .

2. sumatera utara sungai asahan
ciri : jenis sungai berbatu, lebar dengan jeram yang besar. kelas sungai 5, sehingga benar-benar
menantang. lokasi sungai ini beberapa kali dijadikan tempat kejuaraan nasional maupun internasional. kiri kanan hutan .

3. sumatera barat sungai batang kuantan, sijunjung
ciri: sungai lebar jeram besar pemandangan kiri kanan alam liar dan tebing tebing .
kelas sungai mencapai 2-4 memerlukan perjalanan 2 har untuk mengarunginya .

4. jambi sungai musi rawas dan enim
ciri : sungai datar kelas 2 sulit dicapai karena tempatnya kecil.
peserta arung jeram bisa mampir kedesa desa yang dilaluinya .

5. jawa barat sungai citarik dan citatih sukabumi,cimanuk dan cikandang garut cisadane bogor
cirinya : sungai berbatu pemandangan kanan kirisawah di selingi permukiman kelas sungai 2-4 akses mencapai lokasi sangat mudah .

6. jawa tengah serayu, banjanegara progo dan elo magelang
ciri : kelas sungai serayu dan elo 2-3 sedangkan progo adalah 5. serayu memiliki pemandangan indah dengan jeram berbatu sedangkan jalur progo memberi tantangan yang lebih .

7. jawa timur pakalen,probolinggi kasembon malang
ciri: ciri khas sungai di jawa timur memiliki lebar yang sempit. pakalen adalah jenis sungai berbatu dengan pemandangan kanan krii hutan jati .
ada beebrapa bagian dengan sisi tebing terlihat sehingga seperti lembah sedangkan kesembon sempit sekali.

8. bali ayung,unda telaga wajah
ciri sungai : sungai ayunh di gunakan oleh sejumlah operator sehingga ramai sepanjang tahun. pada tahun 1990an masih memiliki pemandangan kiri kanan sawah sekarang sudah banyak permukiman. jenis sungai di bali rata rata berbatu dan sempit namun rata rata pemandangan kiri kanan sawah dengan terasering sehingga terlihat rapi .

9. kalimantan timur
tubu,malinau,boh,mahakam,pujungan,bahan hulu .
ciri : akses menuju entry point sulit , namun pemandangnannya luar biasa indah . ad hutan liar penduduk jarang di temui.
namun sesekali anda bisa bertemu dengan penduduk dan menginap sekaligus belajar budayanya.
untuk mencapai sungai boh bahkan harus menaiki pesawat kecil berpenumpang 4 orang. tak mengheran kan berarung jram di lokasi ini membutuhkan biaya yang sanagt tinggi tapi pengalaman yang di dapat sanagt berlimpah .

mahakam adalah jalur yang asyik untuk dilalui karena jeramnnya besar tapi datar . aa pengalaman unik dengan kupu kupu warna warni yang mengerubungi badan. namun untuk mengarunginya membutuhkan pengetahuan dan teknik yang memadai dan sepanjang sungai bnyak pohon buah buahan trgantung musimnya .

10. kalimantan selatan kelayan
Ciri: mengarungi sungai bukan dengan perahun karet melainkan dengan perahu kayu yang diorganisir oleh masyarakat setempat yang dibina LSM, banyak pelajaran yang dipetik diataranya tentang kearifan lama dengan pola pertanian organik dengan mengeahkan kerbau untuk membajak sekaligus memupuk . daerah iini terkenal dengan beras organik adan , ada tur daerah setempat dan kegiatan treeking digunung karena ecotourism sudah di tata disini .
aksesnya memang sulit dan memang lebih ditujukan untuk turis dengan minat kusus .
sebuah penelitian mengungkapkan banyak reptil yang tidak ada di tempat lain .

11. sulawesi utara ranoyapo nimanga
cirinya kelas 2-3 dengan kiri kanan hutan .

12. sulawesi selatan rongkong,sadan,lariang
kelas sungai 3+ di rongkong dan lariang tapi sadan kelas 2-4 untuk mencapainya harus melakukan off-road .

13. PAPUA mamberamo
akses sulit dengan jeram besar dengan kelas sungai mencapai 6


sumber www.kaskus.com
Read More..

Sensasi Arung Jeram Toraja

TORAJA adalah surga bagi penggemar arung jeram (whitewater rafting). Daerah ini memiliki sungai besar bernama Sungai Sa'dan yang sangat menantang. Adrenalin Anda tidak hanya dipompa, tapi juga disuguhi panorama indah. Sambutlah tantangan arung jeram di Sungai Sa'dan.

Lokasi
Titik awal pengarungan dimulai dari jembatan gantung di Desa Buah Kayu. Sementara titik akhir jeram berada di Jembatan Pappi, Kabupaten Enrekang, yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Gambaran Umum
Sungai Sa'dan adalah sungai terbesar

di Toraja. Lebarnya rata-rata 80 meter dengan panjang mencapai 182 km. Menjulur berliku dari dataran tinggi pegunungan Latimojong ke arah Kabupaten Pinrang di barat daya Kabupaten Tana Toraja. Pemandangan di sisi kiri dan kanan sungai sungguh indah.

Menurut pengklasifikasian jeram, Sungai Sa'dan memiliki jeram kelas empat. Maksudnya, sangat sulit, aliran sungai berjeram panjang berturut turut dan berombak kuat, tak beraturan dan banyak batuan yang membahayakan, pusaran air yang berbuih buih, dan lintasan sulit diintai.

Bahkan ada satu jeram, yaitu Jeram Fitri yang memiliki tingkat jeram lima. Jeram ini berupa patahan dengan aus deras yang menabrak batu besar. Jika tak cukup piawai, perahu dapat menempel di batu dan terjebak di sana.

Karena itu, berarung jeram di Sungai Sa'dan tidak hanya membutuhkan keberanian melainkan juga kepiawaian. Akan sangat berguna jika awak perahu berpengalaman dan memiliki perlengkapan yang terbaik.

Ada dua operator yang mengelola wisata arung jeram. Kedua operator ini menyediakan river guide yang sangat berpengalaman dan menguasai medan jeram. Operator jeram tersebut adalah:

  • Sobek Expedition, sebuah perusahaan waralaba Amerika Serikat yang juga mengelola wisata rafting di Bali dan Aceh. Perusahaan ini adalah perintis arung jeram di Sungai Sa'dan.
  • Indo Sella Expedition, sebuah perusahaan yang dikelola oleh kampiun kayak Indonesia yang mengantongi lisensi American Whitewater Association, Agus Lamba.

Ada belasan jeram besar, antara lain Jeram Puru, Jeram Photo Stop, Jeram Lantak lantak, Jeram Nusa, Jeram Lolok, Jeram Fitri, dan Jeram Pembuangan Seba. Jeram yang terakhir paling berbahaya karena selain panjang dan bertebing di kiri dan kanan, juga terdapat under cut yang besar dan dalam.

Akses
Perjalanan dari Rantepao membutuhkan waktu sekitar tiga jam ke lokasi titik awal jeram. Dapat ditempuh dengan kendaraan jip yang disediakan operator arung jeram.

Kontak Operator
Indo' Sella' Expedition
Perumahan Azalea Blok B/15, Panakkukang Mas
Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Telepon: (+62-411) 5073499
Hotline: (+62-813) 42270999
Faksimili : (+62 411) 439057

Sobek Expedition
Jl Pongtiku No 48, Rantepao, Tana Toraja, Indonesia
Telepon (+62-423) 21336
Faksimili (+62-423) 21615

Read More..

Tuesday, 11 May 2010

6 Tingkatan Kelas Sungai

Menurut American Whitewater Affiliation's (AWA), ada enam kelas sungai berdasarkan tingkat kesulitannya dilihat dari besar-kecilnya riam.

Kelas I, adalah easy. Aliran airnya cepat dengan riam kecil. Ada halangan di sana-sini, tapi pada prinsipnya mudah diarungi dengan sedikit latihan.

Kelas II, novice. Ada sedikit riam serta lorong lebar dan lurus. Pada tempat-tempat tertentu diperlukan manuver, tapi riam kecil dan batuan mendongak dengan mudah dilalui oleh pendayung terlatih.

Kelas III, intermediate. Aliran dengan riam sedang dan tidak beraturan yang mungkin sulit untuk dihindari. Cipratan air yang terjadi bisa membanjiri perahu. Berhubung harus melakukan manuver yang rumit dalam arus yang deras, perlu pengendalian kapal oleh pendayung mumpuni. Gelombang besar dan hempasan
jeram bisa muncul, tetapi bisa dihindari. Contoh kelas ini adalah Sungai Ayung di Bali dan Citarik di Sukabumi, Jawa Barat, meski ada yang menilainya masuk kelas III plus.

Kelas IV, advanced. Beriam sangat cepat dengan hole dan bebatuan, tapi bisa diprediksi kelakuannya. Diperlukan pengendalian khusus terutama dalam pusaran air. Manuver yang dilakukan sangat cepat dan penumpang harus siap di bawah tekanan. Contoh untuk kelas ini adalah Sungai Sa'dang di Sulawesi Selatan.

Kelas V, expert. Sungai ini memiliki riam panjang dan besar dengan gelombang serta hole yang tidak bisa dihindari. Sungai kelas ini sangat riskan untuk dibisniskan. "Kalau pun boleh, perlengkapannya harus benar-benar aman bagi penumpangnya," tambah Lody.

Kelas VI, merupakan kelas tertinggi, extreme. Sangat berbahaya dan tim penyelamat harus siap siaga. Kelas ini hanya khusus bagi pengarung jeram yang benar-benar pakar.
Pemahaman kelas sungai sangat penting, sebab seperti halnya manusia, itulah karakter dan jiwa sungai. Dengan memahami dan mengerti kelas sungai, pengarung jeram tidak seperti masuk sungai tak bertuan.

Read More..